Hallo, namaku Raehan Mahawira Maddanatja… Yang artinya sesuatu yang harum dan disenangi banyak orang (Raehan) namun memiliki jiwa semangat kepahlawanan (Mahawira). Begitu penjelasan Ayah dan Bunda tentang makna dari namaku. Sedangkan Maddanatja sendiri adalah nama Keluarga yang berasal dari Desa Kampiri Kabupaten Sengkang (Bugis) Sulawesi Selatan..
Aku lahir pada hari Kamis pada tanggal 14 September 2006, di sebuah Rumah Sakit di kota penghasil minyak Balikpapan, yang bernama Rumah Sakit Restu Ibu tepat Pukul 16:00 Sore WITA. Menurut Bunda, saat itu adalah kali kedua Bunda harus masuk ke Rumah Sakit untuk melahirkan aku, karena sebelumnya tepat pada tanggal 1 September 2008 manakala perayaan ulang tahun hari jadi Edelweiss band yang Pertama, perut Bunda keram seperti hendak melahirkan aku. Ayah yang saat itu sedang santai menikmati performance Kaka’-kaka’ Edelweiss tiba-tiba gugup dan segera melarikan Bunda ke ruang praktek Dokter Tengku. Dan rekomendasi dari Dokter Bunda harus masuk rumah sakit untuk persiapan melahirkan…
Lucunya sampai tanggal 2 September 2006 sore ternyata aku ga’ juga dilahirkan oleh Bunda, dan Dokter Tengku menyarankan Bunda untuk menunggu waktu yang tepat di rumah.
Untuk kali kedua, Bunda harus masuk ke Rumah Sakit pada tanggal 13 September 2006 Pkl 22:00 WITA. Malam itu Dokter Tengku memanggil Ayah untuk merekomendasikan Bunda untuk dilakukan Induksi mengingat usiaku di dalam kandungan Bunda lebih dari 40 minggu. Ayahku menyetejui usulan Dokter. Namun sampai esok harinya ternyata belum ada perubahan terhadap Bunda, sehingga tahap induksi ditingkatkan dengan ‘chemical’ yaitu diberikan cairan perangsang pada infus Bunda, dan ternyata sangat efektif!!… Pada Pukul 14:00 WITA perut bunda mulai bereaksi. Saat itu Ayah sudah ditemani oleh Nenek yang sudah mempersiapkan 2 butir kunig telur ayam kampung, Madu Asli dan juga Virgin Coconut Oil yang telah diberikan kepada Bunda sejak pagi hari. Dan alhasil….. Alhamdulillah, aku dapat dilahirkan oleh Bundaku tercinta secara normal dengan berat 3,0 kg panjang 48 cm… Tidak lama, setelah Suster memandikanku, akupun mendengar Adzan yang dikumandangkan Ayah di kedua telingaku….
Ayah, Bunda terma kasih atas segala daya upaya dimana aku bisa terlahirkan di dunia ini….
waahhh,..keren bgt wordpress raihan,..
By: avied on July 2, 2008
at 4:09 am
Kok namanya raehan sih…
kan Farchan Maddanatja…
gimana sich bapaknya…???
pasti bapaknya dower dech…
he.. he.. he..
By: once on July 9, 2008
at 5:55 am