Posted by: raehanmaddanatja | October 5, 2008

Lebaran di rumah Nenek

Wah, senangnya… kali ini Ayah dan Bunda mengajak kami sekeluarga untuk ber’lebaran’ sekaligus berlibur di rumah Nenek di Balikpapan Baru Kalimantan Timur.

Ayah menjelaskan bahwa liburan kali ini di sebut “MUDIK” atau pulang kampung yang merupakan tradisi dari masyarakat Indonesia manakala Hari raya Idul Fitri dilaksanakan.

Kami tiba di rumah Nenek pada tanggal 15 September 2008, 1 hari setelah aku merayakan hari jadiku yang ke 2 yang di tahun ini tepat pada bulan Ramadhan. Sedangkan Ayah menyusul pada tanggal 27 September 2008 di sesuaikan dengan jadwal ‘Cuti Bersama’ yang telah diumumkan resmi oleh Pemerintah.

Lebaran tahun ini hampir semua Om-Tante (Om Iwan, Tante Tina, Nesta, Bintang, Aisyah – Om Oi, Tante Iin, Rafif – Om Ose (Tante Atun dan Abil berhalangan hadir), Om Dias yang masih lajang pun hadir dari Jogjakarta dimana om kuliah saat ini. Nenek aku sudah pasti hadir karena kami merayakan Idul Fitri di rumah Nenek. Demikian pula dengan kakek yang bekerja di salah satu Perusahaan Tambang Emas di Pulau Wetar pun hadir.

Sebagai informasi bahwa Kakek dan Nenek aku masih beragama Nasrani, namun beliau sangat menghormati Hari Raya dari kelima anak beliau yang sudah memeluk agama Islam. bersama para menantu serta cucu-cucu lainnya.

Ayah mengatakan, kita semua harus dapat mengambil hikmah dari “Idul Fitri” kali ini, selain kembali ke Fitrah, saling maaf-memaafkan, berkumpul bersama keluarga dan yang paling harus kita syukuri adalah Hidayah Allah yang terus mengalir kepada hamba-hambaNYA yang mau mensyukuri nikmat sehat dan rizky yang halal…. Alhamdulillah, terima kasi Ya Allah atas semua nikmat yang telah Engkau berikan kepada keluarga kami, semoga kami menjadi HambaMU yang selalu mengabdi kepadaMU. Amien…


Leave a response

Your response:

Categories